Senin, 24 Februari 2014

“ RAIH SENDIRI BERKATMU”




eksposisi AMSAL 30: 18-19
by ; Haris Subagiyo
Allah tidak menghendaki kebodohan, namun bukan berarti manusia dicptakan dengan sendirinya atau secara otomatis menjadi cerdas
Allah tidak menghendaki kemiskinan, namun tidak berarti Tuhan mencipta semua manusia dengan sendirinya menjadi kaya.
Tuhan tidak menghendaki sakit penyakit, tetapi bukan berarti seseorang menjadi sehat dengan sendirinya atau terjadi  secara otomatis.
Selalu ada Kebenaran yg SEJAJAR (PARAREL) ini adalah KODRAT ILAHI, hukum Allah.

Tetapi manusia dengan segala keinginan dan kebutuhannya mengharapkan segala Sesuatu didapatkan secara mudah, secara otomatis, datang dengan sendirinya, bersifat spektakuler, mujizat bahkan dengan cara-cara mistis .
Allah masih membuat mujizat sampai hari ini tetapi tujuan mujizat diadakan:
a.    Mujizat untuk menunjukkan bahwa  TY berasal dari Allah spy orang mendengar ajaranNya
b.    Mujizat sebagai tanda untuk membuktikan kenyataan Allah.

Yang dibutuhkan orang Kristen sekarang ini bukan lagi TANDA tetapi TANGGUNGJAWAB.
Bumi diciptakan dalam keadaan perlu diolah, mentah perlu dieksplorasi hal ini bukan berarti
Allah bukan tidak sanggup mengelola bumi. Tetapi Allah sudah menetapkan hukum tanggungjawab.

Miskinnya pemahaman kita tentang berkat Tuhan telah disalahgunakan oleh orang-orang tertentu sebagai peluang BISNIS untuk mengeruk keuntungan pribadi mengatas namakan Tuhan. Ada “hamba Tuhan” yg merasa memiliki derajat kedekatan dengan TUHAN dan berani mempromosikan diri sebagai AGEN TUHAN yg sanggup MERAIHKAN BERKAT TUHAN untuk umat yg memintanya.

Seolah-olah Tuhan hanya HADIR dalam pribadi atau kelompok tertentu, mengistimewakan orang tertentu, dan tidak MELAYAKKAN YG LAIN. Itu adalah theologia yg tidak seimbang, tidak sehat dan tidak mendewasakan.
Karena menciptakan kondisi iman Kristen yg bergantung pada keahlian manusia bukan kehadiran Allah. Sebagai akibatnya orang Kristen menjadi tidak produktif, lemah, gampang patah karena masalah, tidak bertumbuh dewasa, tidak memiliki kemandirian iman yg benar.

Bagaimana cara Alkitab mengajarkan kita untuk MERAIH BERKAT SECARA PRIBADI?

Amsal 30:18
Ada tiga hal yang mengherankan aku, bahkan, ada empat hal yang tidak kumengerti:
jalan rajawali di udara, jalan ular di atas cadas, jalan kapal di tengah-tengah laut, dan jalan seorang laki-laki dengan seorang gadis.
Kata kunci dari amsal ini adalah kepastian, kemampuan dan dinamis,
Hidup ini bukan persolan menjadi PENDETA atau PENGUSAHA tetapi bagaimana MEMAKSIMALKAN HIDUP

ini sekaligus menjadi POLA KERJA ALLAH dalam memberkati kita. Tidak ada tersirat kata: DIAM, menunggu, tidak melakukan apa-apa dan menerima berkat.
Ada peningkatan pikiran dari kata” mengherankan” beralih pada” tidak kumengerti”
Berkat Tuhan juga mengalami progresivitas berbanding lurus dengan kesetiaan kita dalam mengelola hidup secara bertanggungjawab.
Tidak ada berkat tanpa kerja yg bertanggungjawab

Bahkan hukum berkat Tuhan sudah dideklarasikan sejak jaman Adam
Mandat IIahi secara umum :
P. Lama: Kejadian: 1
Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

Rancangan Allah tidak mendesain manusia sebagai umat yg AHLI dalam MEMINTA dan Sukses menerima banyak perkara jasmani. Tetapi rajin bekerja mengelola bumi dengan segala isinya secara bertanggungjawab.

Persoalannya:
Berkat Tuhan yg sudah ADA, tetapi TERSEMBUNYI, berkat Tuhan yg sudah pasti dekat terasa jauh, berkat Tuhan yg seharusnya dengan mudah dinikmati terasa menjadi terasa sangat sulit bahkan tidak mungkin digapai.

Berkat Tuhan itu sangat dekat dengan kita tetapi mengapa realitanya kita SULIT MENDAPATKANNYA? Karena kita sudah menetapkan POLANYA SENDIRI, kita punya cara sendiri dalam mengatur Tuhan untuk memberkati.

Bagaimana Pola Tuhan dalam memberkati kita?
Amsal ini mengajarkan cara hidup sehari-hari, yg alamiah dan realistis yg pasti sanggup dikerjakan semua orang. 
1.    KREATIVITAS RAJAWALI menemukan CELAH:Jalannya rajawali di udara.
Penulis amsal memahami betapa sulitnya seekor burung rajawali bisa terbang melayang (berjalan) di angkasa dalam waktu yang lama karena itu membutuhkan energi yang besar sekali. Berbeda dengan burung pipit atau burung-burung kecil lainnya, badan kecil tidak memerlukan tenaga besar untuk terbang. Rajawali ketika merentangkan sayapnya bisa mencapai 2 meter. Namun bukan karena sayap yg lebar kekuatan satu-satunya yg membuatnya dapat terbang dan melayang-layang.
Dengan cara bagaimanakah dia bisa terbang lama di udara ?
Rajawali memanfaatkan udara panas yang naik dari bumi ke angkasa. Udara thermal itu mendorong sayapnya sehingga rajawali bisa tinggal di atas makin lama.

Dari keseluruhan sinar matahari yang dipancarkan, 19 %nya diserap oleh atmosphere dan awan ,26% akan dipantulkan kembali ke angkasa dan sisanya( 55%) datang kebumi sebagai pancaran sinar langsung Dari 55% itu, 4% akan dipantulkan dan selebihnya (51%) akan diserap oleh permukaan bumi (termasuk lautan).
Tanpa energi yang banyak rajawali bisa terbang begitu lama.

Melihat kinerja rajawali yg hanya dengan kekuatan instink saja sanggup mengembangkan kepekaan untuk menangkap energy alternatif dari panas bumi sebagai BERKAT BESAR ILAHI untuk hidup.
BERKAT KITA DAPATKAN DARI KERJA KREATIF  melihat peluang, kemungkinan baru.

Kekristenan tidak boleh terpesona dengan theologia kemakmuran yg mengajarkan kehidupan yang MUDAH dan MURAH, Kita digelitik dengan pernyataan kosong dan membingungkan:
Kita adalah UMAT PEMENANG, Kita adalah KEPALA BUKAN EKOR, BIARPUN DUNIA RESESI , KITA TETAP RESEPSI. Seolah olah orang Kristen punya dunia fantasi sendiri.
Kita harus JUJUR mengakui bahwa semua orang  pasti menghadapi persoalan sendiri-sendiri. PERSOALAN HIDUP ITU WAJAR, hidup tiada mungkin tanpa perjuangan dan tanpa pengorbanan.
Di dalam hidup ini kita menghadapi banyak rintangan dan hambatan. Tetapi burung rajawali ini dengan naluri yg Tuhan anugerahkan sanggup berjuang SEORANG DIRI, Mengusahakan kekuatan yang ada disekitarnya, TIDAK MENJADI LEMAH dan PUTUS ASA, menghadapi kesulitan, tantangan yang berlawanan itu, justru dipakai sebagai kekuatan untuk dia bisa terbang lebih tinggi
Rajawali mengajarkan KECERDASAN menghadapi persoalan secara TAKTIS, SECARA KREATIF.


2.    KERJA KERAS ULAR tidak pernah MENYERAH:

Ular merupakan salah satu reptil yang paling sukses berkembang di dunia. Di gunung, hutan, gurun, dataran rendah, lahan pertanian, lingkungan pemukiman, sampai ke lautan, dapat ditemukan ular.

Ular yang hidup tanpa kaki dapat berjalan dengan gesit di atas batu cadas yang tajam dan keras
Ular tidak memiliki daun telinga dan gendang telinga, tidak keistimewaan pada ketajaman indera mata maupun telinga. ia tidak dapat memfokuskan pandangnya. Ular baru dapat melihat dengan jelas dalam jarak dekat.

Indera yang menjadi andalan ular adalah
sisik pada perutnya, yang dapat menangkap getaran langkah manusia atau binatang lainnya.
Ular menjadi ciptaan yg penuh keterbatasan .namun harus hidup pada (zona tidak nyaman ) area yang keras, tajam dan berbahaya itu, ular berjalan mengandalkan kekuatan otot perut dan sisiknya, kecepatan rata-rata berjalan  ular tidak lebih dari 2 km/jam walaupun ada jenis tertentu yg mencapai 12 km/jam
Yang mengagumkan adalah keterbatasan CARA ULAR BERJALAN ditengah BESARNYA ANCAMAN  BAHAYA, namun ular tergolong sukses perkembangbiakannya (tidak punah)

Tidak ada kata BERHENTI atau MENYERAH dengan keadaan

Seringkali kita tidak punya pilihan harus menghadapi keras, tajam dan berbahayanya persoalan tetapi sumber KEKUATAN YG SANGAT TERBATAS,keputusannya adalah TERUS MAJU.
Walaupun kita tidak dapat merubah keadaan disekitar , walapun kekuatan kita tidak seberapa bahkan sangat terbatas namun kita pasti dimampukan oleh  Allah yg TIDAK TERBATAS mengatasi persoalan berat dan kritis.

3.    Jalannya kapal ditengah lautan : manusia memiliki potensi untuk membuat mujizat

Tidak mungkin manusia berjalan diatas air, tetapi manusia dapat menciptakan teknologi untuk membuat kapal. Kapalnya dibuat oleh tangan manusia tetapi energi penggeraknya dari layar yg digerakkan angin, anginnya dari Tuhan.
Secara special teknologi membuat kapal ini, Allah sendiri mengajarkan secara langsung kepada Nuh membuat bahtera, arsiteknya Tuhan pelaksananya adalah keluarga Nuh.
Dengan bekerja bersama dengan Tuhan manusia dapat menciptakan kemustahilan, mujizat, perkara ajaib.
Jika bersedia BEKERJASAMA dengan Tuhan, manusia memiliki potensi yg sangat besar untuk merubah ketidakmungkinan menjadi mungkin


BERKAT TUHAN DATANGNYA DARI KERJA keras dan kerja cerdas bersama Tuhan.

4. MEMBERIKAN TOTALITAS HIDUP : Jalannya laki-laki dengan seorang gadis

Berjalannya pria dan wanita memiliki 2 nilai:
1.    Nilai sangat penting diatur mekanisme supaya tetap murni
Analogi yg sempurna bentuk relasi manusia dengan Tuhan seperti suami istri
Lembaga terkecil yg dibentuk Tuhan sebagai media sasaran berkatNya adalah keluarga
Mujizat pertama kali Tuhan Yesus, dinyatakan dalam keluarga.

2.    Nilai sangat mengagumkan
Bersatunya perbedaan yg PRINSIP dan sangat KOMPLEKS, untuk menyatukan dibutuhkan totalitas kepribadian (pikiran, perasaan dan kemauan)

Dimulai dari bahan baku pembuatan seorang pria (dari debu tanah) dan wanita (dari tulang rusak seorang pria) sudah berbeda. Perbedaan kromosom, cara berpikir dan merasakan, phisik psikologis sampai perbedaan tulang kaki (wanita dianugrahkan Tuhan kaki yg kuat untuk berbelanja)
Penelitian menunjukkan mayoritas pria (70-80%), memiliki otak kiri yang lebih berkembang dari otak kanannya dan wanita otak kanannya lebih berkembang daripada otak kirinya.

Otak kiri berhubungan dengan pikiran, kemampuan analisa, matematika (kemampuan hal-hal numerik/ angka-angka) dan logika sedangkan otak kanan berhubungan dengan intuisi, empati dan simpati ( perasaan).
Seorang wanita datang dan menangis
pada konselor ; “Pak.. suami saya menyeleweng...” “Dari mana ibu tahu? ibu melihat apa tidak?” “Tidak pak” “Apa ibu memergoki?” “Tidak pak” “Kalau tidak dari mana ibu tahu?” “Saya bisa me-rasa-kannya!”

TENTANG mata DAN telinga
Otak mempengaruhi kinerja organ lainnya. Wanita cenderung kuat telinganya, pria kuat matanya..
Seberapa kuat telinga wanita?
Ada penelitian, wanita begitu kuat telinganya sehingga dalam satu hari harus mendengar minimal 500 kata hingga sekitar 5000 kata sehari. Minimalnya saja 500 kata! Jika batas minimal ini tidak dicapai, maka dia akan BeTe (Bad Tempered), gelisah, mudah tersinggung, sensitif.
Kalau suami tidak bercerita dengan istri, istri butuh 500 kata sehari, maka dia akan kemana-maka cari makanan buat telinganya!! Dia akan ke tetangga, arisan, ‘ngrumpi’ untuk bisa ‘mendengar’
pria dan wanita harus berjuang dengan segala persoalannya untuk menjadi pasangan serasi supaya dapat terus berjalan maju.

Pokok pikiran yg dikatakan: ada tingkat kesulitan yg sangat tinggi , yg berlangsung bukan 1-2 tahun tetapi selama-lamanya. Tetapi nyatanya banyak orang tetap ingin MENIKAH, tidak peduli musim hujan atau banjir, tidak peduli orang mati, tidak peduli surat nikah di KUA HABIS. hajar terus.

Untuk mendapatkan energi panas dibutuhan naluri yg cerdas
Untuk bisa berjalan diatas cadas dibutuhkan kekuatan dan keberanian
Untuk bisa membuat kapal manusia bekerja keras, kreatif tetapi untuk mengikat tali pernikahan laki dan wanita harus melibatkan secara totalitas kepribadiannya.

Berkat TUHAN memang bersifat PASTI namun untuk mendapatkan tidak semudah melipat tangan karena selalu dibutuhkan usaha keras, usaha yg tekun, usaha yg berani, kreatif, kemauan berlatih, mencoba, memulai , melihat kemungkinan baru.

Tidak ada CARA MUDAH
Tidak ada CARA CEPAT
Tidak ada CARA MURAH
Semua orang harus bersedia bekerjasama dengan Allah dengan mengerahkan seluruh potensi yg sudah Tuhan anugerahkan untuk bekerja semaksimal mungkin

Tuhan menghendaki semua anaknya berhasil, sehat, kuat, sejahtera, panjang umur tetapi  tidak ada keberhasilan yg datang dengan sendirinya atau terjadi secara kebetulan, semuanya harus melalui proses latihan dan pergulatan hidup yg panjang.
Keberhasilan HIDUP bukanlah HADIAH tetapi BUAH dari serangkaian KERJA KERAS yg melewati PROSES LATIHAN dan UJIAN setiap hari.

-       Seringkali, ALLAH tidak merubah keadaan disekitar namun Allah mengubah HATI, memperbarui mental, menyegarkan jiwa kita menjadi orang-orang yg dapat DIMANFAATKAN TUHAN sebagai alatnya bukan hidup untuk memperalat Tuhan.
-       Allah menghendaki kita menjadi pribadi-pribadi yang tangguh, kuat, tahan bantingan tidak mudah digoyahkan oleh perubahan keadaan.
-       Allah mendesain kita sebagai pribadi yang MANDIRI yg tidak tergantung terus menerus pada uluran tangan orang lain. Menjadi orang yg sanggup mendorong dirinya sendiri, MENGUATKAN DIRINYA SENDIRI, MENOPANG dirinya sendiri menghadapi segala persoalan bersama TUHAN. Tidak menunggu datangnya keadaan baik, orang baik atau suasana yang baik tetapi mencari kesempatan untuk melakukan yg terbaik bagi Tuhan dan sesama.

Apa yg ada pada kita
Apa yg BISA kita berikan adalah BERKAT TUHAN.
semuanya untuk kemuliaanNya
Pasti Allah tidak akan pernah LUPA dengan janji berkat bagi umatNya.

GOD Bless U All

Tidak ada komentar:

Posting Komentar